CARA DAFTAR SBOBET CASINO | DAFTAR CASINO ONLINE

Cara Daftar Casino Online – Scholes cemas MU bakal Seperti Liverpool musim 90an

Cara daftar Casino – Berita Bola – Segala upaya sudah dilakukan oleh pihak Manejemen Manchester United sepeninggalan Sir Alex Ferguson. Mulai merekrut pelatih baru musim ini Luis Van Gaal setelah keterpurukan musim lalu.

Musim ini setan merah sudah berbenah, merekrut banyak pemain baru, tapi belum menunjukkan prestasi yang signifikan. Mengawalin musim baru di kandang sendiri, Setan Merah harus menelan pil pahit kalah di kandang sendiri. Seolah Old Traffod bukan lagi stadiun yang menyeramkan bagi lawan. Salah satu Legenda MU, Paul Scholes cemas The Red Devils akan lama terpuruk setelah ini, sama seperti Liverpool di masa lalu.

David Moyes yang ditunjuk sebagai pengganti Sir Alex sudah terbukti gagal. Di bawah kepemimpinan Moyes, MU musim lalu finis di peringkat ketujuh klasemen akhir Liga Primer Inggris. Padahal, pada musim sebelumnya mereka jadi juara bersama Sir Alex.

Harapan baru muncul saat Louis van Gaal datang untuk menggantikan Moyes pada musim panas ini. Formasi 3-5-2 yang diusung Van Gaal plus kehadiran pemain-pemain baru seperti Ander Herrera, Luke Shaw, dan terakhir Marcos Rojo menjadi angin segar yang diharapkan akan mengembalikan MU ke papan atas Liga Inggris.

Harapan itu makin membesar setelah MU-nya Van Gaal tampil menjanjikan selama pramusim. MU mampu mengalahkan tim-tim kuat seperti AS Roma, Real Madrid, dan Liverpool untuk jadi juara turnamen International Champions Cup di Amerika Serikat.

Namun, di laga resmi pertamanya musim ini MU malah melempem. Wayne Rooney dan kawan-kawan dipecundangi Swansea City 1-2 di Old Trafford, Sabtu (16/8/2014) lalu.

Melihat kondisi mantan klubnya sekarang, Scholes mengaku khawatir. Dia takut MU akan kesulitan untuk mendapatkan lagi statusnya sebagai penguasa Inggris. Dia pun teringat bagaimana Liverpool jatuh dari puncak kesuksesan pada awal 1990-an.

“Saya mengkhawatirkan United. Benar-benar khawatir mereka akan mengalami masa suram seperti yang dialami Liverpool pada 1990-an,” tulis Scholes dalam kolomnya di The Independent.

Liverpool dulu pernah begitu dominan di Inggris dan Eropa. Dalam kurun waktu 1975-1990, mereka memenangi 10 dari 15 gelar Liga Inggris dan cuma sekali finis di luar dua besar.

The Reds juga memenangi dua trofi Piala FA, empat trofi Piala Liga Inggris secara beruntun, empat trofi Piala Champions, dan satu trofi Piala UEFA. Kalau dijumlahkan, ada 21 trofi mayor yang masuk ke lemari piala Liverpool dalam waktu 15 tahun. Itu belum termasuk trofi Community Shield dan Piala Super Eropa.

Akan tetapi, Liverpool mulai menurun setelah ditinggalkan oleh Kenny Dalglish pada Februari 1991. Graeme Souness yang ditunjuk menjadi pengganti Dalglish memang memberi trofi Piala FA 1992, tapi di liga Liverpool terpuruk.

Sejak saat itu, Liverpool belum pernah jadi juara liga lagi dan dominasi mereka berpindah ke tangan MU. Prestasi terbaik mereka adalah jadi runner-up pada musim 2008/2009 dan musim lalu.

“Apa yang mereka butuhkan? Lima pemain. Lima pemain yang tepat, yang bisa langsung bekerja keras dan membalikkan situasi yang terlihat sangat buruk,” ujar Scholes.

“Biar saya jelaskan. Saya muak harus mengkritik klub tempat saya memberikan hidup saya sebagai pesepakbola. Namun, United harus membendung penurunannya,” katanya.

CARA DAFTAR SBOBET CASINO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: